Senin, 19 November 2012

Sudut Pandang Kegagalan

Gambar persepsi
Perhatikan gambar di atas. Lihatlah, seorang nenek tua yang sedih ditinggal suaminya, raut wajahnya menampakka aura layaknya wanita berumur 70 tahun. Dari wajahnya, Sahabat dapat melihat hidung yang begitu besar, kain penutup rambut, dagu yang menjorok keluar dan syal hitam yang menggululng di bahunya. Mulut sedikit terbuka dan bergumam tentang kesedihannya ditinggal suami. Nenek tua sedih karena hari-hari yang akan datang dia tidak akan bersama suami tercinta. Suami kesayangannya itu telah pergi dan menikah lagi dengan wanita lain.
Di dalam benak dan pikiran Sahabat tertanam kesedihan yang menimpa wanita tua ini. Saya menggiring alam pikiran Sahabat ke sana. Sudut pandang Sahabat berubah, Sahabat telah dengan nyata-nyata melihat aura negatif dari gambar ini. Wanita tua adalah gambaran pikiran yang terlintas dalam hari Saudara. Nyata sekali bahwa alam bawah sadar kita mempengaruhi pola pokir dan sudut pandang.
Bisakah Saudara melihat gambar itu dari sudut pandang lain?
Contoh gambar serupa dengan yang sebelumnya

Sekarang lupakan si nenek tua, lihat gambar di atas. Tidakkah Sahabat melihat gadis umur 19 tahunan yang begitu cantik? Lihatlah kalung yang melingkar di lehernya yang tadi Sahabat lihat sebagai mulut si nenek tua? perhatikan lagi, gadis ini sedikit membelakangi Sahabat, lihatlah dia dari samping kiri. Tidakkah Sahabat perhatikan alis dan bulu matanya yang lentik, menggambarkan bahwa gadis ini benar-benar cantik? Ya, Sahabat dapat membayangkan gadis ini sungguh cantik. Mungkin jika Sahabat dipertemukan dengan dia, Sahabat akan mengajak dia kencan dan berharap gadis ini mau menjadi pacar Sahabat.
Seperti halnya hikmah kegagalan. Sahabat bisa melihat kegagalan yang pernah dialami sebagai neraka dan digambarkan sebagai nenek tua dalam gambar. Atau melihat kegagalan sebagai sebuah pelajaran yang membuat Sahabat lebih cerdas dan lebih sukses. Gambar di atas sama dengan pikiran kita. Ketika mindset kita tertanam bahwa gagal sama dengan pecundang tidak berhasil, risiko, kegilaan, bodoh, jelek, bahkan dosa, itulah yang menjadi realitas kita. Sebaliknya jika kita mengambil nilai positif dari kegagalan yang terjadi kita akan melihat kegagalan sebagai sebuah pelajaran berharga, ilmu kehidupan yang nyata dan guru yang paling baik. Semoga bermanfaat :)

6 komentar:

Bagi yang sudah berkunjung silakan jangan lupa isi komentarnya disini...
Terimakasih^^