Jumat, 27 April 2012

Jatuh Cinta: Anugerah ataukah Kutukan?


Tangan ini sulit bergerak untuk menulis tatkala sedang jatuh cinta. Kata-kata yang biasanya terucap dengan lancarnya kini tersendat. Inspirasi yang biasanya datang hanya dengan merenung di malam hari kini susah didapat. Karena jatuh cinta, tidur yang nyenyak pun sudah cukup jarang dirasakan. Jatuh cinta, anugerah ataukah kutukan?

Perasaan menjadi tidak menentu ketika sedang jatuh cinta. Mengapa Tuhan menciptakan perasaan aneh ini? Sebuah perasaan yang datangnya secara tiba-tiba dan tak beralasan pula. Sebuah perasaan yang menjadikan manusia berbuat apa saja di luar kehendaknya ketika sedang mengalaminya. Nasib baik jika cintanya terbalas oleh orang yang dicinta, namun sebaliknya jika tidak terbalaskan maka celakalah, pasti akan menjadi sebuah pukulan yang berat alih-alih bersemangat dalam menjalani hidup.

Saat jatuh cinta, ketika mendengarkan lagu (khususnya lagu cinta) seringkali kita menjadikan lagu yang memiliki kisah yang sama dengan keadaan kita menjadi sebuah soundtrack dalam mengisi  hari-hari kita. Bahkan tak jarang kita bertindak layaknya seakan-akan kita adalah orang yang ada di video klip lagu tersebut.

Untuk pergi ke sekolah pun bersemangat sekali karena tak sabar ingin melihat dirinya. Merasa jatuh cinta kepada seseorang dalam posisi sebagai secretadmirer tentu sangat menyiksa. Di satu sisi, kita ingin sekali mengutarakan perasaan kepada orang yang dituju, namun di lain pihak perasaan bijaksana yang tidak ingin dia berubah sikap jika dia mengetahui yang sebenarnya bahwa kita suka atau cinta kepadanya menahan kita untuk tetap berdiam diri dan hanya bisa mengamatinya dari jauh.

Manusia berhak untuk mencintai dan dicintai, maka dari itu jangan takut jika orang yang kita cintai itu ternyata dicintai pula oleh sahabat kita. Namun, mencintai seseorang yang sama-sama dicntai oleh sahabat kita itu ibarat makan buah simalakama: jika diterima oleh sang pujaan hati tentu persahabatan kita dengan sahabat yang sama-sama mencintai dia akan rusak, sebaliknya jika ditolak pun hubungan pertemanan dengan sang pujaan hati akan menjadi hancur karena perasaan risih dia yang telah mengetahui perasaan kita sebenarnya yang mengakibatkan dia menjauh dari kita. Sial. Cinta ini, anugerah ataukah kutukan?

#Catatan untuk Anda yang mungkin sedang jatuh cinta: Jatuh cinta kepada seseorang yang belum kita miliki sungguh rumit, sungguh menyiksa! Akan tetapi memendam perasaan ini jauh lebih baik alih-alih memiliki dia namun membuatnya menderita karena tidak merasa bahagia dengan kita. #bijak



7 komentar:

  1. ya emang terkadang cinta itu bisa menjadi anugerah atau kutukan, tergantung dari penyikapan diri seseorang. Jika seseorang berpikir dewasa maka ia akan menganggap cinta itu merupakan anugerah dan jika tidak, ya sebaliknya...:-)

    BalasHapus
  2. "Mahabbah", Anugrah ataukah Musibah?

    BalasHapus
  3. @all : walaupun ini cuma tulisan iseng doank, tapi dapet apreasiasinya lumayan juga, makasih ya udah komen :)

    BalasHapus
  4. hmmp, ada bagian yang mengingatkan saya pada ujian translate, hehehe

    nice post ^_^

    BalasHapus
  5. Anonim: oh ya? mungkin kata 'soundtrack' yang mengingatkan anda pada ujian translation ya? :D

    BalasHapus
  6. aduuhh bahas tentang Cinta ya sob... ane nyerah dah....

    BalasHapus

Bagi yang sudah berkunjung silakan jangan lupa isi komentarnya disini...
Terimakasih^^