Senin, 13 Februari 2012

Valentine? Nggak deh Makasih...

Selamat malam kawan blogger semua, semoga kita semua masih berada dalam lindungan dan rahmat Allah ta'ala. Kawan, seperti yang sama-sama kita telah ketahui bahwasanya besok (tanggal 14 Februari) akan berlangsung hari 'Valentine' yang hampir pasti akan dirayakan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia mana pun.

Nah bukannya bermaksud untuk ikut-ikutan bikin posting yang 'berbau' Valentine, tapi hanya sekedar iseng-iseng aja sebenarnya untuk mengemukakan pandangan saya terhadap Valentine itu sendiri yang sekarang lagi marak-maraknya diperbincangkan banyak pihak.

Saya hanya akan sedikit me-review tentang hari Valentine itu tetapi tidak untuk menceritakan sejarah hari valentine itu sendiri karena tentunya kawan semua sudah pada tahu dan bahkan lebih paham tentang Valentine dibanding saya.

Baik langsung saja ke pokok bahasan, hari Valentine (Valentine's Day), pada tanggal 14 februari adalah sebuah hari dimana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus.

Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah cupid bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal.

The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu Valentine dikirimkan per-tahun. Hal ii membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu Valentine.

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah hubungan serius. Sebenarnya, Valentine itu merupakan hari percintaan, bukan hanya kepada pacar ataupun kekasih. Valentine merupakan hari terbesar dalam soal percintaan dan bukan berarti selain Valentine tidak merasakan cinta. di Amerika Serikat, hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, namun jarang kepada teman pria lainnya, kecuali kedua-duanya adalah kaum homoseksual.

Nah sampai sini, menurut saya perayaan Valentine itu sungguh tidak masuk akal. Melihat dari sejarahnya yang tidak jelas pun menjadikan hari Valentine ini sebagai hari 'aneh' menurut saya. Bagaimana tidak, hari kasih sayang koq hanya diperingati selama 1 hari saja ? lantas bagaimana dengan hari-hari di luar hari Valentine tersebut? apakah kekerasan dan kejahatan-kejahatan lainnya diperbolehkan di luar hari Valentine? Bukalah mata, hati dan pikiran... dapatkah kawan merasakan 'kejahiliyahan' kembali datang ?  khusus untuk Valentine saya katakan: "Nggak deh makasih....".


Salam.

12 komentar:

  1. setuju gan,,,Say No to Valentine,,,minimal dampak yg tampak pemborosan,,,mending disedekahkan uangnya

    BalasHapus
  2. @PHISCADITYA: betul gan setuju mending uangnya dikasih sama yg memerlukan bukannya buat foya-foya ngerayain perayaan kepercayaan ummat lain, Say No To Valentine !! :D

    BalasHapus
  3. bener tuh, ga setuju w ma nyang namenye palentin. gajebo valentin mah.

    BalasHapus
  4. @rikie aja : thanks bro atas dukungannya.. :D

    BalasHapus
  5. ok setuju gan! tapi.... ada tapinya nihh gpp kan...kita sangat setuju sekali dengan tidak ikut andil dalam perayaan valentine karena hari valentine merupakan harinya kaum yahudi yang sangat dibenci oleh allah swt...nah nahh yang jadi pertanyaan adalah apakah pacaran merupakan salah satu dari kegiatan orang yahudijuga ??? jika iya terus mengapa banyak pemuda indonesia yang melakukannya??

    BalasHapus
  6. @Gama wijaya : Dalam islam, kata 'pacaran' itu sebenarnya tidak ada, yang ada ialah ta'aruf.

    menanggapi pertanyaan anda yg seperti ini : "mengapa banyak pemuda indoesia yang melakukannya?"

    Saya coba menjawab pertanyaan anda dengan sedikit ilustrasi yg kurang lbih kondisinya sama seperti prtnyaan anda tersebut, cekidot :

    Kita sama-sama sudah tahu bahwa merokok itu dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan berbagai penyakit lainnya, lantas knp masih bnyak yang merokok?

    Disini bisa ditarik kesimpulan bahwa respons orang terhadap sesuatu itu beraneka ragam, tidak sama, tergantung pemahaman dan pengetahuan masing2 individu.
    "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda(kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang mau berfikir"

    wallahualam ..

    BalasHapus
  7. ya..ok....tapi yag jadi permasalahannya adalahmereka itu tahu bahwa perbuatan mereka itu salah, tapi kenapa mereka masih tetap mau melakukannya?

    BalasHapus
  8. Sekarang umpamakan anda berada di posisi orang yang merokok padahal kita semua sudah tahu bahwa itu perbuatan yang merugikan, bagaimana jawaban anda ketika ditanya 'knp masih ngerokok kan ngerokok itu berbahaya?' Nah lho ... ?? Kurang lebih seperti itu lah jawabannya:D

    BalasHapus
  9. kalau kita bawa kedalam hukum islam, rokok itu tidak ada peraturannya dalam islam bahwa kita dilarang merokok, tapi ini lebih jelas pacaran itu adalah perbuatan "zinah" maap!! ( zinah kecil) yang itu sudah jelas dalam alquran bahwa kita dilarang untuk berbuat seperti itu. trim
    (pernahsakithati)haha

    BalasHapus
  10. hemmm lumayan rame.....
    ane terlambat ne
    tapi meski terlambat yang jelas I SAY NO TO Valentine

    BalasHapus
  11. @gama wijaya : itu kan cuma perumpamaan sob...

    sabar , cewe bukan dia aja, masih banyak koq yg lain (taopi masalahnya dari sekian banyak cewek lain itu ada nggak ya yg suka ma ente ? wkwkwkwkwk :P bcanda sob)

    BalasHapus
  12. @Kholil Al Qusyairi : gak ada kata terlambat buat ngucapin "SAY NO TO VALENTINE !"

    thanks atas kunjungannya ya kawan :D

    BalasHapus

Bagi yang sudah berkunjung silakan jangan lupa isi komentarnya disini...
Terimakasih^^