Rabu, 08 Februari 2012

My 'foolish' diary ...

Sumber gambar : google
Salam sejahtera buat kawan-kawan blogger semua. Kali ini saya akan berbagi cerita tentang My 'foolish' diary

Seperti yang sudah kita ketahui pada umumya bahwa diary adalah sebuah buku (baik itu berukuran besar maupun kecil) yang isinya bisa memuat tentang daily activity (kegiatan sehari-hari), curhat (curahan hati) maupun coretan-coretan tangan yang meggambarkan tentang kepribadian si pemilik diary itu tersebut.

Dahulu, sangat aneh rasanya ketika mengetahui dan melihat seorang laki-laki memiliki sebuah diary. Tidak habis pikir serta saya tidak kuat untuk membayangkan apa saja yang ditulis di dalam diary itu (jangan-jangan sisi femininnya yang ia tulis).

Tidak dapat dibayangkan apabila saya (seorang laki-laki) ketahuan mempunyai sebuah buku diary oleh teman-teman saya, pasti bakal menjadi bahan tertawan.

Tetapi untungnya hal demikian tidak terjadi. Bahkan teman-teman saya pun ikut menulis diary. Alasan kami menulis diary adalah untuk memenuhi nilai mata kuliah writing sebagai tugas mingguan. Awalnnya saya bingung sekali terhadap hal apa yang akan saya tulis di buku tersebut (wajarlah soalnya ini yang pertama kalinya buat saya menulis diary). Namun setelah melalui perenungan yang cukup banyak memakan waktu akhirnya saya pun menulis tentang kejadian semalam yakni kebiasaan begadang saya.

Pada tulisan perdana di diary tersebut saya mendapatkan nilai yang very good (sangat baik) namun dikarenakan saya terlambat beberapa menit sewaktu penyetoran buku diary kepada dosen yang bersangkutan alhasil nilai saya pun dipenggal menjadi not bad! 

Bercermin pada keteledoran saya di atas, pada penyetoran minggu kedua ini saya harus lebih awal bahkan kalau bisa sebelum dosen yang bersangutan itu datang si diary itu harus sudah tersetor.

Masih sama seperti tulisan perdana, pada tulisan kedua kali ini saya masih bingung tentang apa yang harus saya tulis di buku diary tersebut. Akhirnya saya pun memutuskan untuk menuliskan tentang my personality saja untuk tulisan kedua maupun tulisan-tulisan kedepannnya.

Setelah dipikir-pikir menulis sebuah diary ternyata menyenangkan juga. Dengan diary kita bisa menumpahkan semua perasaan/emosi yang kita rasa pada saat itu juga dan detik juga tanpa adanya pertumpahan darah sedikitpun sebelumnya. (lebay... :p)

So, apa salahnya buat kawan-kawan blogger untuk tidak hanya menulis di blog melainkan pula disebuah buku diary karena selain murah, menulis di buku diary terbilang praktis (menurut saya) karena tidak perlu repot-repot hanya tinggal mempersiapkan alat tulis dan selanjutnya kita bisa memulai coretan-coretan kreatif kita di buku diary tersebut.

Demikian yang bisa saya sampaikan. Maju terus dunia blogging Indonesia !

Salam.

3 komentar:

Bagi yang sudah berkunjung silakan jangan lupa isi komentarnya disini...
Terimakasih^^