Jumat, 21 Desember 2012

Arti Sukses Adalah ...

  13 comments    
categories: 
Arti Sukses -
"Apa arti sukses menurut anda?"
Pertanyaan ini pernah ditujukan oleh seorang dosen kepada mahasiswa Bogor EduCARE (BEC) ketika beliau mengajar, termasuk pula saya. Karena ketika itu kejadiannya spontan sekali, maka jawaban yang meluncur dari mulut saya pun cukup spontan pula. Sebelumnya, sang dosen bertanya kepada mahasiswa dan mahasiswi di kelas kami satu per satu. Beragam jawaban terucap.
"Apa arti sukses menurut anda?"
Ada yang menjawab sukses itu adalah ketika kita memiliki suatu jabatan yang strategis di perusahaan, mempunyai mobil mewah, sudah naik haji, memiliki usaha sendiri, punya uang yang banyak hingga ada pula yang menjawab sukses itu orang yang matinya masuk surga.
Ketika tiba giliran saya ditanya oleh sang dosen, saya pun menjawab: "sukses adalah saya. Sukses adalah apa yang saya kerjakan". Terdengar sedikit angkuh? tidak! Saya tidak angkuh. Kelak sahabat akan mengerti kenapa saya menjawab seperti itu.

Sabtu, 24 November 2012

Berbagai Mitos yang Harus Dihindari Jika Ingin Sukses

  10 comments    
categories: 

Mitos
 Di negara berkembang, banyak masyarakat yang terjangkit penyakit mitos-mitos menyesatkan. Ada kalangan tertentu yang mempercayai kekuatan gaib dan mitos ilmu sesat bisa membuat mereka kaya mendadak. Mereka berharap pada tuyul untuk mencuri uang tetangga supaya cepat kaya. Ada pula yang mempercayai dan memakai ilmu pelaris supaya dagangannya laku keras.
Zaman modern sekarang pun hal-hal mistis seperti itu masih dipercayai. Kalangan ini merupakan kelompok yang berharap nasib baik berpihak pada mereka. Orang-orang ini berharap cepat kayak arena alam gaib akan membantu. Setelah diketahui, ternyata mereka tetap sama seperti sebelumnya dan kenyataannya mereka tidak aman dalam jangka panjang, mereka mengandalkan ilmu hitam dan percaya mitos menyesatkan tersebut akan membantu.

Rabu, 21 November 2012

Persaudaraan BEC Tanpa Batas

  3 comments    
categories: ,
Eratnya Persaudaraan Laskar BEC

Pada kesempatan yang berbahagia ini, Saya ingin sedikit menceritakan tentang pengalaman yang kalau kata om Mario Teguh itu: “Super Sekali”. Sebuah pengalaman tentang keluarga besar kampus Bogor EduCARE (BEC). Bagi Sahabat yang belum tau apa itu BEC, ada baiknya membaca artikel saya terdahulu yang berjudul Kuliah Gratis, Mau?. Sebelumnya, saya ingin berterima kasih kepada semua pihak terkait yang menginspirasi saya untuk membuat tulisan ini, khususnya untuk Laskar BEC, sebutan bagi keluarga besar alumni mau pun Mahasiswa yang sedang berjuang di BEC.
BEC, tidak bisa dipungkiri lagi, adalah potongan terbesar mozaik kehidupan saya. Banyak pengalaman dan ilmu yang telah saya peroleh di sana. Mulai dari ilmu administrasi, komputer hingga bahasa inggris. Terlepas dari itu semua, yang paling menarik perhatian saya adalah kekeluargaan yang terbentuk antar mahasiswa BEC. Baru kali ini saya merasakan kekeluargaan yang sangat kental di berbagai kesempatan, tidak terbatas tempat (hanya di kampus saja).

Selasa, 20 November 2012

Pelajaran Hidup Dari Titanic

  2 comments    
categories: 
Titanic

Sahabat mungkin berpikir tentang romantisnya kisah cinta Leonardo Di Caprio dan Kate Winslet dalam film Titanic. Tetapi Sahabat mungkin tidak memperhatikan bagaimana karakter perancang kapal, kapten, para penumpang kapal yang bereaksi di depan kematian:

Senin, 19 November 2012

Sudut Pandang Kegagalan

Gambar persepsi
Perhatikan gambar di atas. Lihatlah, seorang nenek tua yang sedih ditinggal suaminya, raut wajahnya menampakka aura layaknya wanita berumur 70 tahun. Dari wajahnya, Sahabat dapat melihat hidung yang begitu besar, kain penutup rambut, dagu yang menjorok keluar dan syal hitam yang menggululng di bahunya. Mulut sedikit terbuka dan bergumam tentang kesedihannya ditinggal suami. Nenek tua sedih karena hari-hari yang akan datang dia tidak akan bersama suami tercinta. Suami kesayangannya itu telah pergi dan menikah lagi dengan wanita lain.

Minggu, 18 November 2012

Lirik Lagu The Script – Hall of Fame (feat will.i.am)


Awal mendengar lagu ini adalah pada saat mengikuti training yang berjudul “Training for The Trainers”. Pada saat itu, kebetulan saya bertindak sebagai assisten si Trainer. Sebelum acara dimulai, persiapan pun dilakukan. Persiapan tersebut meliputi pengecekan proyektor beserta kelengkapan presentasi lainnya. Pada saat mengecek video klip yang disertakan dalam folder presentasinya, saya menemukan video klip berjudul: The Script – Hall of Fame(feat will.i.am). Saya pun langsung memutarnya. Dari awal hingga akhir, musiknya sangat easy listening dan yang lebih membuat saya tertarik adalah dengan lirik lagu tersebut. Lirik lagunya begitu sarat akan motivasi sehingga dijamin akan membangkitkan semangat kita dalam menjalani hidup ini. Berikut adalah liriknya:

Yeah, You could be the greatest
You can be the best
You can be the king kong banging on your chest

You could beat the world
You could beat the war
You could talk to God, go banging on his door

You can throw your hands up
You can be the clock
You can move a mountain
You can break rocks
You can be a master
Don’t wait for luck
Dedicate yourself and you can find yourself

Standing in the hall of fame
And the world’s gonna know your name
Cause you burn with the brightest flame
And the world’s gonna know your name
And you’ll be on the walls of the hall of fame

You could go the distance
You could run the mile
You could walk straight through hell with a smile

You could be the hero
You could get the gold
Breaking all the records that thought never could be broke

Do it for your people
Do it for your pride
Never gonna know if you never even try

Do it for your country
Do it for you name
Cause there’s gonna be a day

When your, standing in the hall of fame
And the world’s gonna know your name
Cause you burn with the brightest flame
And the world’s gonna know your name
And you’ll be on the walls of the hall of fame

Be a champion, Be a champion, Be a champion, Be a champion

On the walls of the hall of fame

Be students
Be teachers
Be politicians
Be preachers

Be believers
Be leaders
Be astronauts
Be champions

Training untuk Trainer



Pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan materi training untuk menjadi seorang trainer. Materi tersebut saya dapatkan ketika menghadiri training yang berjudul “Training for The Trainers” di tempat saya melaksanakan praktek industri.
Tujuan daripada training itu sendiri adalah sebagai berikut:

  1. Agar peserta tahu apa itu TRAINING dan untuk apa TRAINING diadakan
  2. Agar peserta tahu cara merancang suatu TRAINING
  3. Agar peserta bisa membuat silabus TRAINING
  4. Agar peserta bisa menjadi TRAINER

Langsung saja, mari kita bahas satu per satu.

  1.  Apa itu training? Dan untuk apa training diadakan?
“Training adalah Proses pemindahan pengetahuan dan keterampilan dari seseorang kepada orang lain sehingga orang lain tersebut menjadi cakap dalam pekerjaannya”.
Apakah training itu kegiatan yg dilakukan secara indoor bersifat formal laiknya seminar? Oh tentu tidak. Dimana pun tempatnya, apabila terjadi suatu proses pemindahan pengetahuan/keterampilan kepada orang lain (seperti yang sudah dijelaskan dari definisi sebelumnya) itu tetap bisa dikatakan sebagai training.
  2. Cara Merancang Sebuah Training?
a.       Identifikasi kebutuhan Training
b.      Merumuskan tujuan Training
c.       Menyusun Silabus
d.      Cara penyajian materi training
e.      Membuat metode evaluasi 
  3. Cara Membuat Silabus Training?
Langkah selanjutnya adalah membuat silabus training. Yang perlu diingat disini adalah silabus tidak sama dengan materi. Cara membuat silabus Training adalah sebagai berikut
a.       Tentukan ability yang ingin dicapai
b.      Indikator apa yang menandakan tercapainya ability tersebut?
c.       Apa yang perlu diketahui seseorang agar bisa menguasai ability tersebut?
d.      Apa yang perlu dilakukan seseorang agar bisa menguasai ability tersebut.
e.      Susunlah materi tersebut secara urut dan  sistematis.
  4. Agar bisa menjadi Trainer?
Langkah yang harus dicapai agar tercapainya tujuan  yang terakhir ini adalah dengan cara à Berlatih. Training yang bagus bisa dilihat dari persiapan (meliputi latihan) yang matang.
Dan bagi peserta Training, agar Training bisa berjalan dengan baik perlu diminta kerja samanya agar tidak menerapkan mental blocking yakni sikap tidak mau menerima perubahan. Selain itu para peserta training wajib menganalisa, mempraktikkan, melakukan penguatan kepercayaan diri dan diakhiri dengan consensus dengan sang trainer. Konsensus disini berupa kesepakatan tidak tertulis akan adanya tindak lanjut seperti à diharapkan peserta training mengajukan diri untuk menjadi training pada kesempatan selanjutnya. Demikian, semoga bermanfaat J

Sabtu, 17 November 2012

Bagaimana Cara Menyampaikan Sesuatu dengan Benar?


Pertama-tama jangan terkejut karena jawaban dari judul di atas tidak akan anda temukan jawabannya di artikel ini. Artikel ini sebenarnya sengaja dibuat dengan tujuan mengajak sahabat blogger untuk share  pendapat dan saran akan permasalahan yang kerap saya alami. hehe :p
Langsung saja, menurut sahabat, bagaimana cara menyampaikan sesuatu dengan baik dan benar itu?
Seringkali pada berbagai kesempatan, orang bertanya sesuatu yang belum dipahaminya kepada saya. Setelah saya mendengar pertanyaan yang dimaksud, sebenarnya saya paham, akan tetapi untuk menjelaskan kepada mereka saya menemui kesulitan untuk memulai dari mana. Selain itu ketika saya sudah menjelaskan kepada mereka, ketika mereka saya tanya apakah sudah paham atau masih belum paham, rata-rata dari mereka malah bertambah bingung.

Jumat, 27 April 2012

Jatuh Cinta: Anugerah ataukah Kutukan?


Tangan ini sulit bergerak untuk menulis tatkala sedang jatuh cinta. Kata-kata yang biasanya terucap dengan lancarnya kini tersendat. Inspirasi yang biasanya datang hanya dengan merenung di malam hari kini susah didapat. Karena jatuh cinta, tidur yang nyenyak pun sudah cukup jarang dirasakan. Jatuh cinta, anugerah ataukah kutukan?

Perasaan menjadi tidak menentu ketika sedang jatuh cinta. Mengapa Tuhan menciptakan perasaan aneh ini? Sebuah perasaan yang datangnya secara tiba-tiba dan tak beralasan pula. Sebuah perasaan yang menjadikan manusia berbuat apa saja di luar kehendaknya ketika sedang mengalaminya. Nasib baik jika cintanya terbalas oleh orang yang dicinta, namun sebaliknya jika tidak terbalaskan maka celakalah, pasti akan menjadi sebuah pukulan yang berat alih-alih bersemangat dalam menjalani hidup.

Saat jatuh cinta, ketika mendengarkan lagu (khususnya lagu cinta) seringkali kita menjadikan lagu yang memiliki kisah yang sama dengan keadaan kita menjadi sebuah soundtrack dalam mengisi  hari-hari kita. Bahkan tak jarang kita bertindak layaknya seakan-akan kita adalah orang yang ada di video klip lagu tersebut.

Untuk pergi ke sekolah pun bersemangat sekali karena tak sabar ingin melihat dirinya. Merasa jatuh cinta kepada seseorang dalam posisi sebagai secretadmirer tentu sangat menyiksa. Di satu sisi, kita ingin sekali mengutarakan perasaan kepada orang yang dituju, namun di lain pihak perasaan bijaksana yang tidak ingin dia berubah sikap jika dia mengetahui yang sebenarnya bahwa kita suka atau cinta kepadanya menahan kita untuk tetap berdiam diri dan hanya bisa mengamatinya dari jauh.

Manusia berhak untuk mencintai dan dicintai, maka dari itu jangan takut jika orang yang kita cintai itu ternyata dicintai pula oleh sahabat kita. Namun, mencintai seseorang yang sama-sama dicntai oleh sahabat kita itu ibarat makan buah simalakama: jika diterima oleh sang pujaan hati tentu persahabatan kita dengan sahabat yang sama-sama mencintai dia akan rusak, sebaliknya jika ditolak pun hubungan pertemanan dengan sang pujaan hati akan menjadi hancur karena perasaan risih dia yang telah mengetahui perasaan kita sebenarnya yang mengakibatkan dia menjauh dari kita. Sial. Cinta ini, anugerah ataukah kutukan?

#Catatan untuk Anda yang mungkin sedang jatuh cinta: Jatuh cinta kepada seseorang yang belum kita miliki sungguh rumit, sungguh menyiksa! Akan tetapi memendam perasaan ini jauh lebih baik alih-alih memiliki dia namun membuatnya menderita karena tidak merasa bahagia dengan kita. #bijak



Selasa, 27 Maret 2012

Mencari Solusi = Tindakan Terbaik


Dalam sesi tanya jawab pada berbagai seminar akan bahasan yang negatif, sang penanya kerap kali menanyakan siapa yang harus bertanggung jawab akan kejadian tersebut ketimbang menanyakan bagaimana cara menanggulanginya. Untuk contohnya adalah ketika ada pembahasan tentang masuknya budaya asing yang dapat merusak moral bangsa serta menggusur status budaya nasional yang terlebih dulu ada. Saya mendapati ada orang yang dengan ngototnya bertanya tentang siapa yang harusnya bertanggung jawab atas kejadian ini.

Jujur hal itu sangat mengganggu sekali bagi saya. Dalam perasaan yang cukup kecewa karena pertanyaan ‘bodoh’ seperti itu terlontarkan dari mulut seorang pemuda penerus bangsa yang katanya terdidik dan terpelajar itu, saya pun mencoba untuk berbicara baik-baik kepada yang bersangkutan bahwasanya tidak baik kita mencari-cari kambing hitam dalam setiap permasalahan. Karena ini adalah masalah bersama yang asal muasal dan penyebabnya itu kurang jelas dan apabila diurutkan kronologinya bisa panjang sekali, lebih baik kita bersama-sama mencari solusi penanggulangannya ketimbang buang-buang waktu untuk mencari kambing hitam permasalahan tersebut.

Bayangkan jika anda yang menjadi kambing hitamnya, tentu tidak menyenangkan bukan menanggung semua akibat dari masalah yang jelas-jelas anda tidak lakukan? Anda juga tidak rela jika disalahkan seperti itu tanpa bisa melawan bukan?

Kalau kambing hitam bisa ngomong tentunya mereka sudah berduyun-duyun datang ke Istana Negara mengadakan demo menyuarakan aspirasi mereka yang selalu dituduh ketika permasalahan terjadi. #ngawur

Kalau sudah begini, bisa dikatakan bahwa penjajahan masih berlangsung di negeri ini, sebuah bentuk penjajahan yang sangat berbahaya yaitu: Penjajahan Pemikiran.

Sudah saatnya kita menghilangkan kebiasaan para pendahulu kita yang gemar ‘mencari kambing hitam’ ketika ada permasalahan. Kedewasaan kita juga dituntut ketika menghadapi permasalahan agar tidak ada pihak yang dirugikan dan tersakiti dengan sikap kita.

Dalam menghadapi suatu perbedaan pendapat pun, kita harus menghormatinya. Jangan mengumbar ego ketika terjadi silang pendapat karena selain dapat memicu reaksi massa yang lebih besar, hal itu juga dapat menjadikan diri kita dimusuhi oleh banyak orang. Hati boleh panas, tetapi kepala harus tetap dingin, saya rasa sikap itulah yang harus kita terapkan.

Perlu ditegaskan sekali lagi bahwa sebaiknya kita ubah mindset kita agar kita dapat membawa negeri ini ke arah yang lebih baik.




Senin, 26 Maret 2012

OVJ Awalnya ...



Kebetulan lagi nonton OVJ, kepikiran untuk buat tulisan tentang acara TV yang sekarang masih dan sedang digandrungi oleh banyak kalangan itu. Jujur, awalnya saya merasa aneh ketika pertama kali melihat acara ini (OVJ). Pada saat itu saya merasa bahwa OVJ hanya ikut-ikutan Extravaganza saja yang pada waktu itu sedang berada di puncak popularitasnya. Namun, desas-desus mengenai bagusnya acara ini sampai kepada telinga saya dan Saya pun (pada saat itu) tidak langsung menanggapinya secara serius dengan langsung melihat acara OVJ ini.

Selang berapa lama, setelah Extravaganza mengalami kemunduran dan Saya dilanda kebosanan tingkat akut akan acara itu, Saya pun mencoba memberanikan diri untuk membuktikan perkataan teman-teman Saya mengenai bagusnya acara OVJ. Dan terbukti, pada awalnya Saya merasa jenuh karena melihat pemainnya menggunakan kostum wayang gitu. Namun, tiba-tiba rasa jenuh itu buyar ketika ada salah satu pemain OVJ yang terkena pukulan benda yang terbuat dari bahan tidak berbahaya sejenis sterefoam. Ketika melihat adegan itu, saya merasa terhibur (maklum saja karena saya juga suka bercanda yang ekstrim).

Setelah pengalaman pertama nonton acara itu, saya pun mulai merasa addict. Saya selalu standby untuk melihat acara komedi berbau kekerasan itu. Setelah diamati dari episode ke episode, saya salut terhadap tim yang membuat properti dari sterefoam itu. Properti yang digunakan selalu bervariasi per episodenya. Bentuknya pun unik dan mirip dengan aslinya. Namun cukup disayangkan juga untuk karya sebagus itu dibuat susah-susah hanya untuk dihancurkan oleh wayang OVJ di atas stage.

Daya tarik OVJ selain dari properti yang digunakan ialah terletak pada konsep cerita yang mereka gunakan. Mereka membawakan jalan cerita seperti tidak terkonsep sebelumnya dan terlihat seperti asal-asalan karena cerita dapat berubah alias ngawur di tengah-tengah cerita. Namun, kengawurannya itu sebagai bentuk improvisasi jenius para wayang yang justru berhasil membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal.

Dari segi pemainnya pun sangat mendukung sekali menjadikan acara ini layak mendapatkan perhatian lebih masyarakat pecinta acara komedi. Dimotori oleh aksi kocak Sule, kejahilan Andre dan Parto, kegagapan Aziz, serta diiringi oleh nyanyian sinden yang kesemuanya berkominasi menjadi suatu pertunjukan yang amat menghibur, kreatif dan variatif.

Dari waktu ke waktu, tim kreatif sepertinya tak kehabisan ide untuk judul maupun tema OVJ untuk penampilan berikutnya. Yang menjadi fokus saya akhir-akhir ini ialah mengenai mitos di balik performa OVJ. Saat sebuah lagu yang dinyanyikan oleh pemain OVJ pasti langsung mendadak ngehits. Contohnya ialah waktu lagunya milik Cherry Belle yang sepanjang pertunjukan (pada beberapa episode berturut-turut) dinyanyikan oleh Andre cs langsung ngehits di pasaran. Tidak cuma sebatas itu, lagu iwak peyek milik penyanyi trio macan yang kini  selalu disenandungkan oleh para pemain OVJ menyusul meraih kepopularitasan. Sebenarnya tidak hanya lagu, para pemain OVJ pun sering memplesetkan tagline iklan dalam setiap lawakannya. Itu menjadikan pertunjukan mereka tidak membosankan untuk ditonton.

Sampai saat ini, belum ada niatan untuk beralih ke acara lain pada jam acara tersebut berlangsung. Semangat, sukses terus buat OVJ, jangan berhenti menghibur kami dengan aksimu konyolmu yang inspiratif bagi Saya.






Membeli Kebahagiaan




Laila murad, seorang pemain drama bangsa yahudi, ketika diwawancarai oleh wartawan, bercerita tentang suaminya, Anwar Wajd, “suamiku adalah seorang dramawan yang lugu. Suatu ketika, ia mengutarakan isi hatinya kepadaku bahwa ia bercita-cita ingin memiliki yang sebanyak sejuta poundsterling (mata uang inggris) meskipun ia harus menderita suatu penyakit. Lalu aku bertanya kepada suamiku, “untuk apa uang sebanyak itu jika engkau harus menderita suatu penyakit?” Suamiku menjawab, sebagian dari uang itu akan aku gunakan untuk berobat, sedang sisanya akan aku gunakan untuk membeli kebahagiaan. Tidak berapa lama kemudian, cita-cita suamiku menjadi kenyataan. Ia memperoleh uang lebih dari sejuta poundsterling. Tetapi kemudian mendadak ia diserang penyakit kanker hati. Maka uang yang ia miliki habis untuk berobat, tetapi penyakit yang ia derita tak kunjung sembuh. Sampai-sampai setiap hari pun ia tak mau makan kecuali sedikit. Ia tak bisa makan banyak. Akhirnya, ia meninggal dengan membawa penyesalan yang amat dalam.”

TTT 

Dari kisah di atas, dapat diambil pelajaran bahwa manusia hanya dapat merencanakan tetapi ALLAH S.W.T. lah yang menentukan. Kemudian pelajaran lain yang dapat diambil ialah kesehatan merupakan anugerah yang tak ternilai harganya (jika kita mau berfikir), serta bahwasanya kebahagiaan itu tidak bisa dibeli oleh uang. Semoga kita bisa menjadi pribadi yang bersyukur bagaimanapun keadaan yang kita alami serta dijauhkan dari segala bentuk sifat kufur yang dapat menyebabkan kita mendapat siksaan yang amat pedih.

Wallahua’lam bisshawab..









Sumber referensi: kertas hafalan mata kuliah Agama Islam 


Minggu, 25 Maret 2012

Tips Memakai Laptop: Berdasarkan Pengalaman Pribadi


Bagi Anda pengguna laptop, mungkin kasus seperti yang saya alami dan akan Saya ceritakan berikut ini sudah tidak asing lagi. Namun apa salahnya kalau Saya ulas lagi. Saya yakin kawan pernah mengalami kejadian dimana Saat sedang asik-asiknya nge-blog atau mengerjakan sesuatu dengan laptop tiba-tiba senjata andalan kita itu (laptop) mati mendadak. Bisa ditebak, ekspresi kita saat itu panik bercampur murka. Padahal setelah melalui perenungan yang panjang, melelahkan dan mendalam itu tak lain adalah kecerobohan pemakainya semata, dalam hal ini: Saya. Mungkin karena ketidaktahuan atau bahkan bisa jadi ke-masabodoh-an Sayalah yang mengakibatkan hal itu terjadi.

Kejadian tersebut tidak berlangsung satu dua kali namun berkali-kali. Agar tidak dicap sebagai pembantah peribahasa: “Malu bertanya sesat di jalan”, akhirnya Saya pun mencoba bertanya kepada salah seorang teman Saya yang Saya rasa dia mengerti tentang seluk beluk dunia IT. Setelah bertanya dan mendapatkan jawaban serta solusinya, Saya masih bingung karena bahasanya kelewat tinggi dan masih ada beberapa point yang Saya tidak mengerti. Akhirnya Saya pun coba bertanya kepada salah seorang teman Saya lagi yang bisa dikatakan jago juga dalam dunia IT. Namun, penjelasan dan solusi yang Saya dapatkan malah membuat Saya bertambah bingung.

Selepas beberapa bulan seperti itu, Saya mendapatkan tugas untuk mata kuliah CTS (Computer Trouble Shooting) untuk membuat makalah beserta presentasi yang memuat permasalahan dalam komputer serta kemungkinan penyebab dan solusinya. Saya pikir apa salahnya jika Saya memasukkan permasalahan yang sedang Saya alami beberapa bukan terakhir ini (tentang laptop yang mati mendadak) ke dalam tugas Saya itu.

Ketika iseng-iseng sedang on line sambil mengecek blog pribadi, terlintas dalam benak Saya untuk segera memanfaatkan momen ini (on line)untuk mencari bahan penyelesaian permasalahan Saya itu. Setelah mengetikkan beberapa keyword akhirnya Saya pun tersesat kepada situs : http://brahmacomputerservices.blogspot.com/ , di situs ini Saya mendapatkan informasi yang sangat berharga sekali mengenai permasalahan yang Saya alami.

Baiklah setelah melalui intermezzo yang terlampau panjang, akan Saya paparkan kembali bagaimana tips pencegahan serta solusinya saja (untuk info lebih lanjut, bisa kunjungi situs yang bersangkutan), cekidot:

PENCEGAHAN :

1. Jangan menggunakan laptop di kasur, karena bidangnya yang lunak berdampak menutup lubang udara masuk yang berada di bagian bawah laptop dan banyak debu kasur yang akan terhisap masuk dan menyangkut di kisi-kisi pendingin.

2. Gunakan alas kaku jika memang mau menggunakan di kasur sehingga akan tercipta rongga di bawah laptop yang membuka celah udara untuk bisa masuk dan mengalir ke dalam laptop.

3. Jauhkan Abu Rokok berserakan di sekitar meja kerja, gunakan asbak yang di beri air sehingga abu tidak berterbangan dan terhisap oleh fan dan masuk ke dalam laptop.

4. Biasakan membersikan meja dulu dari debu sebelum laptop dinyalakan.
5. Jangan memangku laptop pada posisi lubang fan udara masuk tertutup paha kaki.
6. Gunakan extra fan sebagai pembantu proses masuknya udara agar sirkulasinya jauh lebih baik.
7. Gunakan software pengukur temperatur prosesor yang sangat praktis dan akurat namanya SPECCY dapat di download di www.piriform.com/speccy/download


SOLUSINYA : Membongkar dan membersihkan pada bagian sirkulasi udara masuk dan keluar yang berupa debu tersebut.


Alhamdulilah, Puji Syukur akhirnya permasalahan Saya bisa teratasi berkat infonya tersebut dan materi untuk tugas Saya pun Saya dapatkan, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.

Demikian pengalaman dari Saya, semoga bermanfaat^^.




Jumat, 23 Maret 2012

Keadilan: Barang langka di tengah upaya memajukan bangsa


Sumber : Google
Setelah sekian lama vakum dari dunia per-blog-an, kali ini saya hadir kembali dengan sebuah tulisan yang lebih baru dan fresh. Mari tundukkan sejenak kepala kita, kita berdoa agar kawan-kawan kita yang sampai saat ini berhalangan untuk posting karena alasan tertentu agar bisa meramaikan kembali dunia per-blog-an tanah air.

Baik langsung saja, baru-baru ini Saya melihat kembali aksi Pak Indra Azwan yang ditayangkan di televisi, beliau melakukan jalan kaki dari Malang ke Jakarta untuk menuntut keadilan dan mengembalikan uang senilai Rp 25.000.000,- bahkan dalam wawancara dengan reporter televisi tersebut ia menyatakan rencananya untuk melanjutkan jalan kaki menuju Mekah, Arab Saudi apabila permintaannya sejak beberapa  tahun yang lalu itu tidak dipenuhi oleh Presiden kita, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
Perjalanan Malang-Jakarta tersebut ditempuhnya sebagai bentuk ekspresi kekecewaannya terhadap ketidakadilan yang terjadi atas kasus kematian anaknya yang bernama Rifki Andika akibat tabrak lari oleh seorang polisi yang bernama Joko Sumantri pada tahun 1993 silam.


Indra Azwan - Sang Pencari Keadilan


Fakta yang mencengangkan seperti yang Saya kutip dari http://makassaronline.blogspot.com/ ialah seperti ini:

Selama 19 tahun, Indra tersiksa karena menyaksikan penabrak anaknya melenggang bebas dari jerat hukum. Dalam putusan Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya bernomor PUT/05-K/PMT.III/POL/II/ 2008, Joko dibebaskan dari segala tuntutan karena kasusnya dianggap kedaluwarsa, yakni melewati waktu 12 tahun sejak kecelakaan tahun 1993 hingga dibukanya sidang tahun 2008.


"Hati saya hancur. Saya enggak bisa membayangkan betapa sakitnya anak saya diperlakukan seperti itu. Setelah ditabrak, kok, ditinggal begitu saja. Ada ribuan orang yang mungkin nasibnya seperti saya".

-- Indra Azwan



Padahal, pada putusan yang sama, majelis hakim yang dipimpin Kolonel Laut AR Tampubolon membenarkan terdakwa (Joko) secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana ”yang karena kealpaannya menyebabkan matinya orang lain”.



Selama rentang 1993-2008, Indra berkali-kali bertanya kepada polisi ataupun Detasemen Polisi Militer Malang mengenai kelanjutan kasus Rifki. Namun, ia dianggap angin lewat.



Sepenggal kisah di atas tersebut benar-benar terjadi. Inilah realita yang terjadi di sekitar kita!
Bagaimana bisa hal seperti itu terjadi di negara yang menganut paham demokrasi  seperti kita ini?
Jargon demokrasi kan Suara Rakyat, Suara Tuhan”, melihat perlakuan yang menimpa Pak Indra, dimana suaranya kurang didengar bahkan cenderung diabaikan, itu berarti sama saja pemimpin kita sudah (maaf) kafir karena tidak mendengar Suara Rakyat yang tak lain adalah Suara Tuhan.

Pergantian seorang pemimpin (melalui ajang PEMILU 5 tahun sekali) dirasa kurang begitu berarti karena tidak memberikan efek yang signifikan. Menurut pandangan Saya, yang salah adalah sistemnya. Maka yang perlu diganti/diperbaiki adalah sistemnya tersebut bukan si pemimpinnya. Karena apabila ini terus berjalan tanpa adanya perubahan di sistemnya, seorang pengganti pemimpin tidak akan mampu mengubah keadaan karena ia hanya melanjutkan kembali sistem yang sudah ada sebelumnya.

Beralih ke masalah sosial, bisa kita lihat dan rasakan berbagai bentuk ketidak adilan yang merajalela di negeri kita ini. Kita bisa melihatnya melalui media massa, baik cetak maupun elektronik. Dan kita juga bisa merasakannya mungkin melalui pengalaman pribadi. Ngomong-ngomong masalah pribadi, tentu Saya pernah bahkan seringkali mendapati keadaan tersebut menimpa Saya. Sebagai contoh, dalam hal pekerjaan.

Dewasa ini, sulit sekali kita bekerja di suatu perusahaan jika tidak ada orang yang memasukkan kita (biasanya pegawai dari dalam) atau istilah populernya adalah orang dalem. Informasi mengenai lowongan pekerjaan pun tidak dipublish untuk umum dan hanya berputar di kalangan pegawai saja. Itu hanya contoh kecilnya, masih banyak ketidak adilan yang kerap menimpa rakyat kecil di negeri ini.

Semoga tulisan singkat dari Saya ini mampu menggerakkan hati ‘mereka’ yang paham akan keadilan agar bisa menjalankan hukum dengan seadil-adilnya tanpa adanya pandang bulu.

Demikian dari Saya, semoga bermanfaat.



Rabu, 07 Maret 2012

Ketika Seorang Life Observer Berjualan...

Pagi itu cuaca sangat mendukung untuk Saya dan rekan saya yang tergabung dalam sebuah perusahaan bernama Inovator Muda Group 15 yang penggagasnya terdiri dari Arin (bukan nama samaran), Egis (bukan nama samaran), Obi (bukan nama samaran) dan Saya sendiri Damas, untuk memulai penjualan produk unggulan kami bernama Mumi Bakar. Perlu diketahui, perusahaan ini awalnya terbentuk atas dasar pemenuhan nilai untuk mata kuliah Entrepreneurship. Untuk target operasi kami yang pertama, sesuai dengan rencana kami akan menggelar lapak berjualan di Lapangan Sempur.

Pemilihan Lapangan Sempur sebagai target operasi nampakya adalah ide yang brilian. Karena selain kita bisa berjualan disana, kita bisa juga sekalian olahraga membaur dengan para pengunjung. Ditambah lagi saat itu sedang berlangsung car free day yang menyebabkan bertambah banyaknya pengunjung lapangan yang berolahraga disana.

Kami mulai berjualan mempromosikan dagangan kami dari jam setengah tujuh pagi. Kami tidak memiliki lapak tempat khusus untuk berjualan sehingga mau tidak mau kami harus berjualan dengan sistem asong. Untuk menghemat tenaga dan waktu kami memutuskan untuk berjualan terpisah menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari dua orang.

Menjadi pedagang asongan nampaknya bukanlah bakat terbaik Saya, namun tidak demikian halnya dengan rekan saya. Ia berhasil menjual dua bungkus dari total empat bungkus Mumi Bakar yang ia bawa. Sedangkan Saya walaupun setelah berkeliling hingga naik ke atas trotoar pun tidak ada yang membeli.

Ketika waktu menunjukkan jam setengah delapan, saat itu kami tengah duduk di dekat tangga bawah, kami dihampiri oleh segerombolan kelompok pemuda berbaju hitam yang bertuliskan EARTH HOUR yang salah satu dari anggotanya mempunyai suara unik karena (maaf) ia berbadan pria bersuarakan wanita. Mereka mengajak kami untuk mendukung program mereka yakni untuk berpartisipasi mendukung program mereka untuk mematikan lampu dari jam setengah sepuluh sampai jam setengah sebelas malam dengan cara menandatangani petisi yang diajukan ke Walikota Bogor. Karena tanpa itu, mereka tidak bisa menyelenggarakan acara tersebut.



Setelah menandatangani petisi tersebut, kami berfoto-foto bersama dengan mereka. Kami harap agar rencana mulia sekelompok anak muda tersebut terselenggarakan pada akhirya agar membuka mata masyarakat untuk menghemat listrik demi kepentingan bersama. Dan setelah sebelumnya didesak untuk membeli dagangan kami dengan alasan simbiosis mualisme mereka pun memborong habis dagangan kami (senangnya... d^^b).

Dari situ kami mendapatkan pelajaran bahwa pertolongan ALLAH (bisa) datang melalui cara yang tidak disangka-sangka sebelumnya.

Tentunya kawan penasaran dengan Mumi Bakar yang sedari tadi Saya singgung-singgung terus dalam tulisan ini. Harap sabar, tunggu tulisan saya berikutnya, Saya janji akan mengulasnya disana.

Semoga bermanfaat, semoga secuil kisah ini dapat memotivasi Anda.

Salam Blogger^^


#Life Observer

Sabtu, 03 Maret 2012

Tak Seperti Yang Terlihat


Kawan tentunya tahu tentang fatamorgana. Suatu keadaan yang sering kita alami ketika kita melihat ke kejauhan di sepanjang rel kereta api. Ketika itu kita akan melihat adanya air. Keadaan serupa yang sering terjadi pula di padang gurun yang gersang. Saya tidak akan membahas tentang mengapa hal itu (fatamorgana) terjadi karena saya yakin kawan lebih paham tentang itu.

Berbicara tentang fatamorgana, pernahkah kawan mengalami situasi yang sama seperti fatamorgana dalam keadaan sehari-hari dimana kawan berada di tempat yang keadaannya tidak sama dengan si tempat tersebut? Kita ambil sekolah sebagai contohnya. Mungkin sewaktu kawan masih duduk di bangku sekolah pernah mempunyai pemikiran yang sama dengan saya, dimana sekolah tak ubahnya seperti penjara terselubung. Keadaannya sama seperti penjara namun bedanya dengan penjara yang sesungguhnya ialah sekolah adalah penjara bagi orang-orang terpelajar.

Ada begitu banyak peraturan. Kebanyakan dari peraturan tersebut berisi larangan. Bagi saya, yang pada waktu itu sedang dalam masa pecarian jati diri, sangatlah tidak efektif dan justru hanya akan membangun persepsi yang negatif tentang sekolah. Ditambah lagi dengan para pengajar yang notabene pembuat peraturan tersebut justru secara terang-terangan melanggarnya. Perilakunya persis wakil rakyat kita di gedung DPR nun jauh disana, mereka yang membuat mereka yang melanggar.

Ketika kebebasan berkreasi dibatasi, ketika gerak-gerik perilaku siswa diawasi, ketika itu pula lah keadaan seperti penjara terasa begitu nyata.

Semua kegiatan (pribadi) yang diadakan diluar sekolah, walaupun itu tidak megatasnamakan kegiatan sekolah langsung dicurigai, padahal bukankah mereka selalu mengajarkan kami  untuk tidak su’udzon terhadap segala sesuatunya? Dan masih banyak lagi peristiwa yang mereka ajarkan kapada kami justru mereka yang melanggarnya seakan mereka lupa atas apa yang mereka ajarkan kepada kami.

Atas nama kemerdekaan berkreasi dan berbendapat, tulisan ini sengaja dibuat. Tentunya saya juga menghormati jika kawan mempunyai pendapat yang berbeda dengan pendapat yang saya tuangkan ke dalam tulisan ini. Namun tentunya kawan juga pasti sependapat dengan saya kalau perbedaan itu indah.

Demikian, semoga bermanfaat^^





Rabu, 29 Februari 2012

Antara Pilot, Shabu dan Manajemen Bobrok ...

Melihat maraknya kecelakaan transportasi akhir-akhir ini sangat menakjubkan. Bagaimana tidak,  berita kecelakaan transportasi mulai dari kecelakaan darat, laut, dan udara silih berganti menghiasi headline news stasiun televisi tanah air. Menanggapi kecelakaan darat yang lebih dominan, sampai-sampai waktu itu saya pernah membaca status facebook apatis cenderung nyeleneh teman saya yang bunyinya kurang lebih seperti ini :

"Mau naik angkot tapi takut pemerkosaan, mau naik busway tapi takut pencopetan, mau naik kereta tapi berdesakan rawan pencabulan, mending jalan aja... eh tapi ntar pas jalan takut ketabrak Xenia mautnya si Afriyani Susanti... mending di rumah aja... wkwkwk :p"

Terlihat sekali dari status teman saya itu bahwa transportasi (khususnya di darat) sudah tidak aman, baik itu dari segi kriminalitasnya maupun tingkat kecelakaannya. Paling tidak status tersebut cukup mewakili hati dari para pengguna transportasi darat.

Khusus untuk transportasi udara, sepertinya menarik sekali untuk dibahas. Baru-baru ini diberitakan ada oknum pilot dari sebuah maskapai penerbangan di Indonesia yang kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis shabu-shabu. Untuk kawan yang belum melihat beritanya, silakan klik disini.

Bisa dibayangkan, apabila saya berada di sebuah pesawat yang pilotnya nyabu pasti sudah ketakutan setengah mati. Karena apabila dibandingkan dengan transportasi lainnya, persentase keselamatan dari kecelakaan transportasi udara itu jauh lebih rendah. Jadi hanya kecil kemungkinan kita bisa selamat dari kecelakaan pesawat terbang karena kebanyakan dari berita yang saya dengar sih rata-rata korban kecelakaan pesawat terbang itu ditemukan sudah tidak bernyawa.

Sebelum menyoroti lebih jauh tentang pilot yang nyabu, Saya ingin sedikit membeberkan beberapa fakta mengenai sabu-sabu itu sendiri.

Shabu-Shabu


Meth-amphetamine, yang di Indonesia disebut shabu-shabu, ice atau speed berdampak merusak otak dalam jangka panjang. Akibatnya fungsi koordinasi dan memory terganggu hebat. Narkotika jenis ini bukan hanya ilegal tetapi amat berbahaya. Wajar jika institut nasional AS untuk kecanduan narkotika-NIDA memperingatkan bahaya meth-amphetamine. Sebab kasus penyalahgunaan speed, ice, crystal atau di Indonesia dikenal dengan nama shabu-shabu, terlihat meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Para pengguna narkotika jenis Meth-amphetamine semacam shabu-shabu, memang dilaporkan jarang sakauw ketika tubuhnya memerlukan narkotika tsb. Efek pemakaian narkotika ini, adalah perasaan gembira berlebihan dan seolah tidak pernah kekurangan energi.  Setelah pengaruhnya habis, penggunanya bisa tiba-tiba merasa kosong, kehabisan energi dan mengalami depresi berat. Efek eforia dan paranoia yang menyertainya, tidak jarang menyebabkan penggunanya celaka. Pernah dilaporkan seorang pemakai Meth-amphetamine melompat dari kereta api yang sedang melaju cepat, karena tidak bisa lagi membedakan mana kenyataan dan mana fantasi.


Nah, diatas dijelaskan bahwa efek daripada nyabu itu sendiri ialah tidak bisa membedakan mana kenyataan dan mana fantasi atau dalam istilah gaulnya itu 'nge-fly'. Ketika seorang pilot sedang menerbangkan pesawat dengan kondisi nge-fly, mungkin yang ada di benaknya ialah seperti menerbangkan pesawat dalam dunia game saja dimana nyawa seseorang tidak begitu berarti. Keadaan seperti itu sebenarnya berbahaya sekali untuk dia maupun para penumpang.

Seperti biasa, sebagaimana ciri khas di negeri ini, yaitu bahwa sebuah berita kalau sudah menjadi opini publik baru ditanggapi oleh pihak terkait. Seperti berita yang saya baca di VOA yang selengkapnya bisa kawan baca disini. Menurut pandangan mata awam Saya, seharusnya sifat 'mencari kambing hitam' ketika ada permasalahan itu harus segera dihilangkan. Jangan hanya menekan satu pihak saja (dalam hal ini pilot), kita harus lebih adil dalam menanggapinya.

Mana mungkin ada asap kalau tidak ada api. Mungkin peribahasa itulah yang cukup menggambarkan kasus tersebut. Mana mungkin seorang pilot nyabu kalau tidak ada masalah. Usut punya usut, (katanya) mereka nyabu untuk ngilangin stress karena salah satu alasannya adalah tuntutan manajemen untuk terbang melebihi 110 jam setiap bulannya. Nah dari sini sudah terlihat mereka sebenarnya berada dalam tekanan juga. Bukan bermaksud membenarkan perilaku oknum pilot tersebut, namun saya rasa pihak terkait pun hendaknya menyelidiki manajemen yang seperti itu.

Sedikit saran untuk manajemen yang menerapkan peraturan seperti itu, seharusnya mereka menentukan target jam terbang yang realistis saja. Target tidak perlu terlalu tinggi, jangan hanya meraup keuntungan tanpa memikirkan kenyamanan kerja para pegawai serta keselamatan para penumpang. Karena pada hakikatnya sebuah maskapai penerbangan itu bisa maju karena para penumpang. Kalau sudah begini, ketika keselamatan penumpang diabaikan, secara otomatis perusahaan akan bangkrut karena mereka akan beralih ke maskapai penerbangan yang lain.

Kemudian untuk pihak terkait (khususnya pemerintah), jangan dibiasakan untuk menindaklanjuti suatu masalah ketika permasalahan tersebut sudah muncul dan menjadi hits di berbagai headline news surat kabar kita serta menjadi trending topic di berbagai situs jejaring sosial. Seharusnya mereka bisa lebih cepat tanggap lagi untuk mencegah terulangnya kasus tersebut.

Selalu ada hikmah dibalik sebuah peristiwa. Dan hikmah yang bisa kita petik dari peristiwa ini ialah ketika kita mengalami sebuah tekanan (stress), sebaiknya jangan mengatasinya dengan barang haram semisal narkoba, karena selain tidak bermanfaat, narkoba juga sangat membahayakan kesehatan kita. Coba lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Semoga dengan itu kita bisa tenang walaupun seberat apa pun permasalahan yang kita hadapi.

Akhir kata, wassalam. Semoga bermanfaat^^


Minggu, 19 Februari 2012

Stop olok-olok terhadap anak !!!


Olok-olok sangatlah merugikan...

Tertawa kepada sorang anak  bisa membahayakan. Ketawa itu dianggap sebagai mengolok-olok dan anak kecil bisa sangat peka terhadap olok-olok tersebut.

Pada suatu hari terjadilah sesuatu di masa kanak-kanak saya di mana saya tidak senang dengan orang tua. Saya rasa pada saat pulang ke rumah saya ingin mengetahui apa yang terjaadi dan terkenang dengan satu peristiwa biasa. Saya mengajukan satu pertanyaan yang bagi orang tua saya nampak lucu. Mereka tertawa.

Saya bisa memahami sekarang bahwa ketawa mereka tidak dimaksudkan sebagai olok-olok, namun dalam kepekaan saya sebagai kanak-kanak saya menganggapnya sebagai olok-olok. Pada waktu itu, satu suara dari dalam berkata, “Saya tidak akan pernah menanyakan apa pun lagi terhadapmu. Saya tidak pernah bertanya kalau saya bisa menghindarinya. Saya belajar dari sumber lain. Sebagian dikarenakan oleh konflik (“Saya harus bertanya, namun Saya tidak akan melakukannya”), saya menjadi gagap.

Jadi kesimpulannya ialah: jangan, jangan pernah ketawa atau memperolok anak, apa pun yang terjadi.

Semoga bermanfaat. Salam^^

Sabtu, 18 Februari 2012

Jendela Hati


Mata adalah jendela hati. Ungkapan unik tersebut pertama kali saya dengar ketika tengah menyaksikan sebuah film yang saya lupa judulnya apa. Di film tersebut salah seorang pemainnya mengatakan seperti ini: “Kamu tak perlu berpura-pura, sadarkah kau bahwa matamu telah mengatakan segalanya. Mata adalah jendela hati, ia dapat mengatakan hal sebenarnya meski kau coba berbohong sekalipun”.

Saya sempat terpukau beberapa saat sebelum kemudian akhirnya tersadar ketika untuk pertamakali mendengar ungkapan tersebut. Seketika saya teringat kembali akan peristiwa saat jam mata kuliah berlangsung di sebuah perguruan tinggi yang pernah saya ikuti.

Ketika itu sebelum jam mata kuliah tersebut berlangsung, secara kebetulan di kampus tersebut diadakan razia terhadap mahasiswa dan mahasiswi yang membawa handphone. Sekedar informasi, kampus kami unik karena menerapkan peraturan laiknya jaman SMA dulu. Pada razia tersebut ada dua teman Saya yang terjaring razia karena kedapatan membawa handphone di lokernya.

Selepas itu tibalah kami pada jam mata kuliah yang saya maksud tadi. Di tengah-tengah berlangsungnya jam mata kuliah, sang dosen bertanya kepada kami tentang adakah mahasiswa di kelas kami yang terjaring razia. Kami pun hanya menjawab jumlah orang yang terjaring razia saja tanpa menyebutkan nama teman kami tersebut.

Sang dosen pun penasaran dengan menanyakan nama teman kami tersebut. Kami dengan tidak enak hati pun hanya bisa diam membisu, namun tanpa kami sadari mata kami melirik ke arah teman kami tersebut seolah-olah menunjuk  bahwa merekalah orangnya.

Melihat gelagat aneh itu pun sang dosen hanya bisa tersenyum. Dengan bijak ia berkata: “Mata adalah jendela hati. Kalian sadar nggak sih ketika diam tadi mata kalian tersebut melirik ke arah teman kalian seolah-olah memberitahu kepada saya bahwa dia lah orangnya? Tanpa perlu bertanya lagi saya sudah tahu orangnya berkat mata kalian”

Dari pertemuan singkat itu saya belajar banyak sekali tentang arti sebuah kejujuran. Sebagaimana pun kita berusaha untuk menyembunyikan sebuah kebohongan, ada bagian dari tubuh kita yang tidak bisa diajak kompromi untuk berbohong yaitu mata. Mata adalah jendela hati. Ya, mata seperti jendela terbuka yang apabila kita lihat kedalamnya maka akan nampaklah isi hati dari sang pemilik mata tersebut.

Semoga bermanfaat. Salam^^

the Meaning of Happiness


Apa sih arti kebahagiaan itu?

Apakah kedudukan sosial di masyarakat menentukan bahwa orang tersebut memiliki kebahagiaan atau tidak? Dalam hal ini apakah sudah dapat dipastikan bahwa orang kaya memiliki kebahagian jika dibandingkan orang miskin?

Jika iya, lantas mengapa masih banyak terdengar di sejumlah berita bahwa banyak jutawan ataupun orang terkenal yang memiliki banyak uang yang mengakhiri hidupya dengan cara bunuh diri karena hidupnya tidak tenang, bukankah mereka sudah bahagia dengan uang yang mereka miliki?

Lantas jika tidak berpengaruh, mengapa banyak orang yang sampai mati-matian berusaha untuk menjadi orang kaya agar mendapatkan kebahagiaan?

“Lebih baik miskin nggak punya uang daripada punya uang banyak tapi nggak tenang”. Itulah komentar nyeleneh salah seorang teman Saya menanggapi fenomena kematian sejumlah jutawan ataupun orang terkenal yang disebabkan bunuh diri maupun overdosis obat terlarang.

Menurut pengamatan saya (berdasarkan pengalaman pribadi juga sih) bahwasanya arti kebahagiaan itu bersifat relatif. Artinya banyak  orang berbeda pendapat tentang mendefinisikan arti kebahagiaan itu sendiri. Ada beberapa orang yang mendefinisikan kebahagiaan adalah sesuatu hal indah yang terjadi ketika ia berhasil mewujudkan dan menjalani kehidupan sesuai dengan apa yang mereka harapkan.

Sedangkan arti kebahagiaan menurut saya ialah ketika Saya berada di tengah-tengah orang yang tersayang, memastikan mereka baik-baik saja. Tak masalah sama sekali meskipun ditengah kekurangan maupun segala keterbatasan dalam menjalaninya.

Segalanya memerlukan uang, tapi uang bukanlah segalanya. Masih banyak yang bisa kita kerjakan meskipun kita tidak punya uang. It is not all about the money. Kebahagiaan tidak bisa dibeli dengan uang, itu intinya.

Bagaimana pendapat Anda tentang kebahagiaan? :-)

Jumat, 17 Februari 2012

Kota Hujan


Ada satu kota di Indonesia yang mempunyai julukan yang unik  yakni kota Bogor. Kota yang terletak di provinsi Jawa Barat ini terkenal dengan julukannya sebagai ‘Kota Hujan’.  Asal mula pemberian julukan tersebut mungkin dikarenakan cuaca di Bogor itu sendiri yang sering hujan.

Tapi faktanya memang begitu. Apa lagi sekarang ini, hampir tiap hari hujan terus. Ada teman Saya dari kota lain bertanya heran kepada Saya tentang bagaimana kalau saat kita menjemur pakaian apakah itu akan kering atau tidak dikarenakan cuaca disini yang sering hujan.

Saya pun menjawab kepada dia, “pasti kering, wong hujannya kan ga seharian”.

Jam tayang antara hujan dan cerah hampir selalu berimbang sehingga untuk pakaian yang dijemur pun bisa kering. Namun jika sudah datang ‘gilanya’, kota Bogor bisa hujan sampai seharian. Hujan yang berlangsung seharian itu sering menyebabkan banjir, efek yang paling terasa mungkin dialami oleh warga Jakarta yang sering menuding bahwa mereka mendapat banjir kiriman dari Bogor.

Hujan deras yang disertai petir yang menyambar-nyambar (menurut saya) menempati urutan kedua keadaan yang paling mengerikan di kota Bogor setelah fenomena sejuta angkot yang ada di kota tersebut. Kalau boleh berpendapat, Saya rasa petir yang ada di Indonesia itu merupakan petir yang terganas di dunia. Bagaimana tidak, intensitas petir di Indonesa ketika hujan sangat besar. Ini yang bisa dijadiakan salah satu fakta penguat pendapat Saya tadi. Namun yang tidak sependapat dengan Saya juga tidak apa-apa, jangan menggerutu, apalagi sampai marah. Santai kawan …

Jika kawan suatu saat berkunjung ke Bogor saran Saya hanya satu, yakni selalu always membawa payung. Dikarenakan cuaca di Bogor sangat tidak konsisten. Anda jangan sampai tertipu hanya karena pagi atau siangnya terik sekali sehingga anda pikir anda tidak perlu membawa payung. Padahal itu sangat berguna sekali.

Salah satu tempat yang paling Saya rekomendasikan sekali buat kawan semua jika suatu saat Anda berekreasi ke sini ialah Kebun Raya Bogor(Bogor Botanical Garden), suatu hutan yang terletak di tengah-tengah kota Bogor. Bisa diibaratkan seperti ini, belum bisa dikatakan anda pernah ke Bogor jika tidak mengunjungi tempat tersebut.

Salam.