Selasa, 20 Desember 2011

Salahkah Jika Aku adalah seorang Life Observer ??

Lagi Belajar nulis nih ....mohon dimaklumi kalo isi tulisannya agak gak nyambung... hohoho :p... enaknya nulis apa ya? hmmm... Oh iya, wanna talk about my personality ah ..
begini ceritanya:
 *siap2 sehabis baca tulisan ini besoknya pergi ke dokter spesialis mata, periksakanlah mata anda takutnya ada efek samping yang merugikan mata Anda karena tulisan yang aneh..... [lebay mode: on] *

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sewaktu belum mengenyam bangku sekolah, Saya merasa hidup Saya (khususnya pergaulan) itu biasa-biasa saja. Ketika itu Saya tidak mau bahkan cenderung takut untuk menjadi bahan sorotan/pusat perhatian oleh teman2 sepermainan. Ketika kami sedang bermain, Saya pun kalau tidak mencari posisi aman agar tidak terlalu aktif, lebih memilih untuk menjadi penonton saja.

Kebiasaan itu berlanjut ketika Saya mulai duduk di bangku sekolah, Saya tergolong orang yang tidak terlalu aktif, ya bisa dikatakan Saya itu pendiam. Namun ternyata ada sebagian orang khususnya teman2 sekelas Saya (sewaktu SMP) yang agak sedikit terganggu atas sikap Saya ini. Pernah suatu ketika mereka curhat kepada wali kelas kami. Mereka mengadu kepada beliau, mereka menganggap Saya itu jutek, judes, sombong.. Waktu itu sih Saya masa bodoh, cuek, bodo amat ada yang mikir kayak gitu juga toh Saya enggak ngerugiin mereka, ya ga?

Eh tapi lambat laun ada satu kejadian yang bikin Saya marah banget. Kebayang gak sih rasanya dipanggil dengan nama 'Si Bisu' ? Ketika pertama kali ngedengernya aja sontak Saya langsung kaget. Saya samperin orangnya, langsung Saya sikat... B-)

nah terus hubungannya dengan judul posting ini apa?


begini... Saya sadari bahwa Saya adalah seorang Life Observer, Seorang yang senang mengamati keadaan, karakteristik orang sekitar. Hal itu ditunjang dengan kepribadian Saya yang (setelah dilakukan serangkaian tes dan ujicoba bahwa hasilnya adalah... ) Phlegmatis. Perlu Anda ketahui bahwa orang yang memiliki kepribadian phlegmatis memiliki salah satu sifat unik yang tidak dimiki oleh kepribadian yang lain (seperti melankolis, sanguinis, dan koleris) yakni selalu always menjadi pendengar yang baik. Jangan sekali-kali meremehkan orang (termasuk saya) yang memiliki kebiasaan unik ini. Berpedoman dengan moto salah satu perusahaan asuransi terkemuka yg berbunyi sperti  ini: 'always listening, always understanding' , orang-orang berkepribadian phlegmatis sangat mengahrgai ketika orang sedang berbicara .. mereka tidak sekedar hanya mendengarkan belaka namun juga memahami apa yang sedang dibicarakan...

Yang perlu diluruskan disini ialah bahwa jangan sekali-kali kita itu menilai hanya dari penampilan luar seseorang seperti kata peribahasa yang sering diucapkan oleh tukul arwana yg kurang lebih seperti ini: "Don't judge a book at the cover" 
Karena bahwa dikhawatirkan tindakan seperti itu hanya akan mengganggu ketertiban umum serta terjadinya permusuhan dan perpecahan diantara kita. Saran saya ialah biarkanlah seseorang bertindak/berperilaku selama itu tidak merugikan kita. Toh, kita sudah sama-sama tahu dan setuju bahwa bangsa ini menghargai betul adannya perbedaan yang tercermin dalam semboyan negara ini "Bhinneka Tunggal Ika" 

akhir kata, wassalam .... B-)


NB: Thanks for visited my Blog

2 komentar:

  1. PertamaX diamankan dolo...

    memang bner sob.. prinsip orang berbeda2 apa lagi prilaku... ngapain kita ngurusin orang klo kita ngurus diri sendiri masih belum becus... wkwkwkkw


    sukses terus sob dan terus berkarya demi bangsa tanah air.. wkwkkwkw

    BalasHapus
  2. sip , thank's gan ... :)

    BalasHapus

Bagi yang sudah berkunjung silakan jangan lupa isi komentarnya disini...
Terimakasih^^