Kamis, 08 Desember 2011

Karena Dianggap Menghina Keluarga Raja, Seorang Blogger Dipenjara

Lerpong Wichaikhammat, yang kemudian berganti nama menjadi Joe Gordon, setibanya di pengadilan kriminal Bangkok (8/12)


"Warga Amerika kelahiran Thailand yang berusia 55 tahun, Joe Gordon, dituduh menghina keluarga raja Thailand dengan menerjemahkan dan memuat kutipan dari riwayat hidup Raja Bhumibol Aduljadej, yang dilarang di Thailand." berita selengkapnya ...


Berita di atas bukan hal yang aneh lagi menurut saya, kenapa? karena di jaman yang serba canggih yang mendukung teknologi dalam hal kecepatan penyampaian serta penyebaran informasi ini, memungkinkan banyak orang untuk berkreasi tanpa batas. Keuntungan dengan adanya kecanggihan teknologi ini seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan atau hal-hal yang positif.


Kita memang memiliki hak kebebasan dalam berbicara, namun yang seringkali kurang diperhatikan adalah tata caranya. Dalam setiap profesi selalu ada kode etik sebagai bahan acuan mereka dalam bekerja, pun demikian dengan mengungkapkan kebebasan dalam berbicara, kita juga perlu memperhatikan kode etiknya pula seperti tidak menggunakan kata-kata kotor, menulis kata-kata yang berbau SARA, dan sebagainya.


Kemudian yang paling penting adalah kita harus berfikir bagaimana atau dampak apa yang ditimbulkan dari tulisan kita, apakah nantinya akan memancing terciptanya opini publik?, atau apakah tulisan kita merugikan orang lain?. Karena kadang kala hak kita itu sering sekali bersinggungan dengan hak orang lain maka berfikirlah sebelum membuat tulisan (think before posting).


Semoga dengan kejadian ini, membuat kita sadar akan batasan-batasan dalam mengungkapkan ekspresi kita akan sesuatu serta menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang cerdas dalam mengambil tindakan, bijak dalam hal mengambil keputusan, dan sehat dalam berfikir.







0 komentar:

Posting Komentar

Bagi yang sudah berkunjung silakan jangan lupa isi komentarnya disini...
Terimakasih^^